Terima Kasih Sahabat
Diposting oleh
Leven Tito Suhendra
di
08.42
Baru sekitar setahun yang lalu aku mengenal dirinya. Setahun itu mungkin bukan lah waktu yang lama bagi sebuah pertemanan atau mungkin sebuah persahabatan yang abadi. Tapi aku yakin bahwa ia adalah seorang sahabat yang selalu ada bersamaku di saat aku senang,sedih,ataupun saat aku berduka dengan semua hal yang aku alami dalam hidupku ini. Tidak banyak yang dapat aku ceritakan tentang hal-hal yang aku alami kepada semua orang,tapi kepadanya aku dapat bercerita banyak hal. Dari hal yang membuatku bahagia,hingga hal yang sangat menyedihkan yang membuat hidupku seperti tanpa arah dan tidak tau ke mana aku akan melangkah kan kaki ku ini. Dengannya aku dapat membagi keceriaan ku serta kesedihan ku sehingga hati ku merasa sedikit melepas beban yang aku pikul sendiri. Banyak hal yang aku bagi kepadanya selama ini dan aku pun sadar kalau aku hanya banyak membagi kesedihan ku daripada kebahagiaanku kepada dirinya,tetapi biarpun begitu ia selalu sabar dan selalu ada di sampingku dan itu pun membuatku sadar kalau aku hanyalah seorang sahabat yang tidak berguna. Aku selalu banyak belajar darinya dan juga kehidupannya. Dia selalu sabar dengan apa yang ia alami walaupun kadang kala ia harus menggerutu dan itu merupakan hal yang wajar alam hidup ini. Dia selalu berpikir dengan akal sehat dan dewasa dalam menyelesaikan suatu masalah yang ia hadapi sehingga menemukan jalan keluar yang baik dalam menyelesaikan masalahnya tersebut. Aku selalu belajar banyak dari hidup dan kehidupannya karena itu dapat memotivasi aku untuk belajar menjadi lebih baik lagi. Banyak hal yang dapat aku pelajari dari hidupnya yang berat dan keras,tetapi ia tidak pernah menjadikan itu suatu beban,dan justru di jadikannya sesuatu pembangkit semangat hingga ia dapat melewati itu semua dengan baik dan berhasil. Jika aku meiliki suatu masalah,aku selalu bercerita kepadanya dan meminta pendapat darinya bagaimana dan apa yang harus aku lakukan. Dia memang tidak langsung memberikan masukan bagaimana aku harus melakukannya,tetapi ia memberiku saran bagaimana aku harus menjalani itu dan menyelesaikannya dengan usaha ku sendiri. Aku pun mengerti mengapa ia melakukan itu. Dia ingin aku dapat menyelesaikan suatu masalah yang kau hadapi sendiri jika kelak ia tidak berada di sampingku suatu saat nanti. Karena ia tidak selamanya selalu ada untukku meskipun ia adalah sahabatku. Dia juga memiliki kehidupan yang harus di jalannya baik di dunia maupun d akhiratnya nanti dan ia pun juga masih terus belajar banyak untuk memperbaiki kehidupan serta kepribadiannya yang ia anggap masih memiliki banyak kekurangan dan aku pun mengerti akan hal itu. Dia lah seorang sahabat yang sudah seperti kaluargaku sendiri.Terima Kasih kawan. Kau lah sahabat yang tidak tergantikan. Aku akan selalu mengingatmu selamanya dan kau akan selalu ada di hati dan hidupku sekarang,esok,dan selamanya.


0 komentar: